Tampilkan postingan dengan label HIJAB SEGI 3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HIJAB SEGI 3. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Januari 2016

MOTIVASI SUKSES

Cakupan Motivasi Islami

 

Apa saja yang dibahas di Motivasi Islami? Ya, tentu saja berkaitan dengan motivasi. Bedanya adalah motivasi yang bernuansa ajaran Islam. Situs ini bukan situs tentang agama, namun situs motivasi yang tidak meninggalkan agama. Karena agama adalah aturan kehidupan yang menyelamatkan kita, tidak ada satu aspek kehidupan pun yang bisa lepas dari agama, termasuk motivasi.
Kami membahas tentang motivasi secara umum, termasuk untuk diri sendiri, hidup dan kehidupan, belajar, bisnis, dan kerja/karir. Intinya setiap aspek kehidupan kita harus dijalankan dengan semangat agar memberikan hasil yang maksimal. Tanpa semangat, hasil yang akan kita raih tidak akan menjadi yang terbaik.

Pengembangan Diri

Tidak lengkap rasanya tanpa membahas pengembangan diri, mencakup bagaimana agr kualitas diri kita meningkat, baik dalam aspek karir, bisnis, maupun pendidikan. Disini kita akan belajar tips dan trik menjadikan diri kita menjadi lebih baik, dan lebih baik lagi.

Pola Pikir dan Sikap

Pola pikir dan sikap adalah awal segalanya. Memiliki motivasi tinggi atau rendah akan tergantung dari sikap yang Anda miliki. Untuk itu, kami tidak melewatkan bahasan tentan sikap dan pola pikir, bahkan memiliki forsi yang besar. Termasuk dalam pola pikir dan sikap adalah percaya diri, optimisme, kreatif.

Kiat Sukses

Motivasi tinggi pada dasarnya adalah untuk meraih sukses. Karena itu, kami menyajikan juga kiat, tips, dan konsep sukses agar kita bisa memahami konsep sukses dan motivasi secara utuh dan terintegrasi.

Inspirasi

Motivasi seringkali datang dari inspirasi. Untuk itu kami juga menyajikan berbagai artikel atau cerita yang mengandung inspirasi bagi Anda. Ada banyak cerita yang begitu menyentuh dan menginspirasi banyak orang. Terbukti, cerita-cerita yang diterbitkan oleh Motivasi Islami banyak share oleh pembaca.
Dan kami akan terus mengembangkan dan menambah konten-konten yang bermanfaat bagi pembaca, in syaa Allah. Agar Anda tidak ketinggalan update artikel atau berita terbaru, silahkan bergabung dengan Newsletter, Twitter, dan Facebook  Motivasi Islami.
Mudah-mudahan, situs ini sedikit banyak memberikan sumbangsih bagi bangsa Indonesia. Harapan itu selalu ada, selama iman ada di data. Maju Indonesia, sejahtera rakyat Indonesia. Semoga Allah meridhai usaha kami ini.
Salam hormat

Selasa, 29 Desember 2015

MENJAGA ADAB DIRI SENDIRI

Kaum muslimin percaya bahwa kebahagian di dunia dan akhirat bergantung pada perilaku dan adab terhadap diri sendiri dan pada kesucian serta kebersihan jiwa. Begitu juga dengan kesengsaraan disebabkan kerosakan dan kekotoran jiwa hal ini nyata dalam firman Allah :
 

    “ Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya”
    ( Asy-Syam [ 91] 9-10)

    Rasullullah bersabda :

    “ Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bila melakukan sesuatu dosa terjadilah bintik hitam dalam hatinya. Bila dia bertaubat dan menghentikan dosanya dan mencela perbuatannya, hatinya akan bersinar kembali, dan apabila dosanya bertambah, akan bertambah pula bintik hitam itu hingga hatinya akan tertutup….”
    ( Nasa’i dan Tarmizi, hadis hasan sahih)

    Oleh yang demikian kaum muslim haruslah berusaha menjaga dirinya dengan membersih dan menyucikan jiwanya. Kerana jiwa yang suci dan bersih dapat menjauhkan diri dari melakukan perbuatan-perbuatan yang buruk dan boleh merosakkan. Beberapa langkah yang perlu di lalui untuk mencapai kesucian jiwa iaitu :

    a. Taubat

    Taubat yang bermaksud menyucikan diri dari dosa dan maksiat, menyesali segala dosa yang telah dilakukan dan berazam untuk tidak mengulangi. Seperti firman Allah yang bermaksud:

    “ Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang seikhlas-ikhlasnya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai….”
    (at-Tahrim[66] : 8)

    Dan sabda Rasullullah :

    “ Wahai manusia, bertaubatlah kepada Allah kerana aku bertaubat setiap hari seratus kali ”
    ( Muslim )

    b. Muraqabah ( Pengawasan )

    Umat Islam sentiasa merasakan setiap perbuatan dan pergerakan diawasi oleh Allah. Sehingga mereka yakin bahawa Allah sentiasa memerhatikan dan megetahui segala yang nyata mahupun tersembunyi.Dengan keyakinan itulah manusia merasakan jiwanya tenang mengingati Allah dan puas mendampingiNYA. Ia di nyatakan dalam firman Allah :

    “ Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan .....”
    ( an-Nisa [4] : 125 )

    Rasullullah juga bersabda :

    ” Beribadahlah kamu kepada Allah seperti kamu melihat-NYA, apabila kamu tidak melihat Allah, sesungguhnya Dia melihatmu ......”
    (Muttafaq ’alaih)

    c. Muhassabah

    Melakukan perhitungan terhadap diri sendiri di atas apa yang telah dilakukan demi mengecapi kebahagian di dunia dan akhirat. Sentiasa membuat perhitungan dengan apa yang telah dilakukan. Andainya apa yang dilakukan adalah perkara-perkara yang dilarang, maka mestilah segera beristigfar menyesali perbuatan dan segera bertaubat dan membuat kebaikan. Inilah yang dimaksudkan dengan muhassabah terhadap diri sendiri.Ianya satu cara memperbaiki, mendidik, menyuci dan membersihkan diri

    Allah berfirman :

    “ Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memerhatikan apa yang telah dilakukannya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. ”
    (al-Hasyr [59] : 18)

    d. Mujahadah (Berjuang Melawan Hawa Nafsu)

    Hawa Nafsu adalah musuh yang paling besar bagi setiap individu Islam. Hawa nafsu hanya cenderung untuk melakukan kejahatan dan menjauhi kebaikan.

    Allah telah berfirman :

    “ Dan Aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), kerana sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan.....”
    (Yusuf [12] : 53 )

    Sebagai umat Islam seharusnya kita berjuang untuk melawan hawa nafsu jangan sampai ianya menguasai diri kita. Didiklah nafsu agar tenang dan tenteram serta suci dan bersih. Allah berfirman :

    “ Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keredhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.”
    (al-Ankabut : 69)


    Sebagai umat Islam kita mestilah sentiasa berjuang di jalan Allah demi memastikan nafsu terkawal, baik, bersih, suci dan tenteram serta memperolehi kemuliaan dan keredhaan dari Allah S.W.T.

Jumat, 16 Oktober 2015

CARA PAKAI HIJAB/JILBAB SEGI 3 TERBARU 2016

Cara memakai hijab segitiga dapat dilakukan melalui langkah berikut:
  • Kenakan dalaman ninja.
Bentuk kain hiijab segiempat menjadi bentuk segitiga.
  • Atur agar bentuk segitiga tidak tampak pada punggung dengan cara tempatkan hijab segitiga di atas kepala. Atur agar ujung sebelah kiri lebih pendek daripada ujung kanan memanjang pada bahu kanan.
  • Kaitkan bagian kiri dan kanan hijab menggunakan peniti di bawah dagu. 
  • Ambil ujung bawah hijab dari bahu kanan, putar ke arah kepala.  Rapikan dengan menyematkan bros di bagian tengah.
  •  
  • Lilit sisa ujung kain hijab hingga habis, letakkan di samping bahu
  • Agar lebih rapi sematkan bros di bagian ujung dan tempelkan pada kain kerudung yang terjurai ke bawah.
  •  Tampilan lebih cantik hijab segitiga bisa ditunjang oleh pemilihan motif ciput dan asesoris. Pilih ciput bermotif renda. Jika perlu kenakan ciput dengan tambahan bandana yang dipasang saling menyilang. Kenakan bros yang gemerlap agar tampak menonjol mengimbangi motif kain hijab segitiga yang mengkilap.